Bunga Merona

Wahai Bunga yang merona, yang mekar dikala senja
Yang setiap hari kupandang tanpa kata
Yang selalu kuangankan didalam dada
Yang kudambakan untuk melengkapi cerita

Wahai Bunga yang merona, yang sedang berpayung cahaya
Yang tersenyum manis penuh manja
Yang sejuk dipandang mata
Yang berwarna namun sederhana

Wahai Bunga yang merona, yang telah memberi rasa bahagia
Meski tak bisa terus bersama
Meski tak bisa saling bicara
Meski tak pernah engkau tahu aku ada

Namun percayalah engkau adalah satu – satunya Bunga
Yang pertama mengenalkanku tentang bahagia
Yang pertama mengenalkanku tentang mengagumi meski tak harus saling bicara
Yang pertama mengenalkanku tentang tulus tanpa harus selalu bersama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *